Puisi Pagi
"Pagi tak'an membiarkanku sendiri
Mengambil air sedingin api
Berdiri,duduk,sujud sejenak
Memohon Sang sandaran hati
Pagi selalu membiarkanku sendiri
Mempersendakan pangkal hatiku
Dusta besar dalam senyumanmu
Sebuah dilema bab lama buku ini
Pagi selalu ku tinggalkan
Menarik racun dalam setiap nafasku
Melihat bumi ku pijak
Air jatuh ku temukan
Pagi awal kehidupan
Pertanyaan universal
Mengapa tidak seindah mimpiku ?
Karena Tuhan masih bersama mu"

Komentar
Posting Komentar